Ubuntu 26.04 LTS 'Resolute Raccoon': Fitur Baru dan Perubahan Utama
Iwan Efendi5 min

Ubuntu 26.04 LTS dengan nama kode Resolute Raccoon dijadwalkan rilis stabil pada 23 April 2026. Buat saya pribadi, ini tipe rilis Ubuntu yang justru makin menarik saat dilihat lebih dekat. Bukan karena ada satu fitur heboh yang langsung mencuri perhatian, tapi karena rilis ini terasa seperti titik pematangan besar dari transisi penting yang sudah dimulai sejak 25.10.
Kalau kamu mengikuti perjalanan Ubuntu beberapa tahun terakhir, kamu akan langsung melihat polanya. Canonical makin agresif mengunci pengalaman desktop modern, mempercepat stack developer, dan mempertebal fokus ke AI serta enterprise. Bedanya, di 26.04 arah itu terasa jauh lebih matang dan sengaja dipertegas. Di artikel ini, saya rangkum perubahan yang paling penting, plus apa artinya untuk pengguna harian.
Perubahan paling jelas di desktop adalah ini: sesi Ubuntu kini full Wayland. Opsi Xorg di login screen sudah tidak lagi jadi jalur default sejak fase sebelumnya, dan di 26.04 pendekatan ini makin ditegaskan. Buat sebagian pengguna lama, ini mungkin terasa seperti akhir dari satu era. Tapi kalau dilihat dari arah platform Ubuntu, langkah ini sekarang terasa nyaris tidak mungkin dibalik.
Dengan GNOME 50 sebagai desktop utama, Ubuntu juga bergerak lebih dekat ke arah pengalaman GNOME vanilla. Ada dua aplikasi baru yang cukup menarik perhatian:
Di level sistem, Ubuntu 26.04 membawa lompatan yang terasa signifikan:
Ubuntu 26.04 tidak cuma fokus desktop. Paket server yang dibawa juga lebih matang untuk kebutuhan produksi:
Satu perubahan yang menurut saya penting untuk ekosistem AI Linux adalah kehadiran ROCm di repositori resmi. Buat yang pernah repot dengan friction setup GPU di Linux, perubahan seperti ini justru lebih terasa nilainya daripada pengumuman yang kedengarannya besar tapi efek nyatanya kecil. Artinya proses setup jadi lebih sederhana:
Untuk pengguna workstation AMD, langkah ini memangkas friction yang biasanya muncul di tahap awal. Sementara di sisi NVIDIA, peningkatan Wayland di GNOME juga membantu skenario gaming dan compute desktop supaya terasa lebih stabil.
Ubuntu 26.04 juga mempertebal sisi keamanan:
Di desktop GNOME, Ubuntu 26.04 membawa provider pencarian tambahan:
Di sisi visual, tema Yaru ikut disegarkan. Perubahan yang paling mudah terlihat adalah ikon folder baru yang lebih tebal, lebih cerah, dan konsisten dengan accent color sistem.
Pembaruan Yaru di 26.04 terasa kecil di permukaan, tapi efeknya besar untuk konsistensi visual harian.
Selain itu, Ubuntu Dock sekarang tampil dengan latar yang lebih solid agar kontras antarelemen lebih stabil di berbagai wallpaper. Arah besarnya jelas: lebih dekat ke fondasi tema GNOME default, lalu Yaru fokus di override penting saja.
Saya cukup suka arah wallpaper resmi Ubuntu 26.04. Maskot rakun ditempatkan sebagai pusat visual, dengan komposisi gradasi yang tetap terasa "Ubuntu" tapi terlihat lebih rapi dari rilis sebelumnya. Rasanya tetap familiar, tapi dengan pendekatan yang lebih tenang dan lebih percaya diri.
Gambar: Wallpaper default Ubuntu 26.04 LTS "Resolute Raccoon" dalam varian Color, Dark, dan Light.
Kalau kamu ingin mengunduh koleksi wallpaper terkait rilis ini, gunakan tautan berikut:
Unduh koleksi wallpaper Ubuntu 26.04 (Google Drive)
Menjelang rilis final, milestone pengembangan Ubuntu 26.04 berjalan ketat dari fase UI freeze, beta, kernel freeze, sampai release candidate.
Kalau kamu ingin uji build terakhir Snapshot 4, unduh dari kanal resmi ini:
Ubuntu 26.04 Snapshot 4 (Official CD Image)
Kalau kamu berencana migrasi dari 25.10 ke 26.04, pendekatan paling aman menurut saya seperti ini:
Ubuntu 26.04 LTS "Resolute Raccoon" menurut saya memang bukan rilis yang heboh secara gimmick, tapi justru kuat di kualitas fondasi. Full Wayland, GNOME 50, toolchain terbaru, opsi database yang makin kaya, serta jalur AI/GPU yang lebih mulus membuat rilis ini terlihat matang untuk desktop dan server sekaligus.
Kalau prioritasmu stabilitas jangka panjang, 26.04 adalah kandidat LTS yang layak ditunggu. Dan kalau kamu suka mengikuti teknologi baru tanpa meninggalkan kebutuhan produksi, rilis ini menawarkan keseimbangan yang menurut saya pas sekali. Buat ukuran rilis LTS, itu nilai yang besar.
Wayland Jadi Jalur Utama, GNOME 50 Jadi Fondasi
- Showtime sebagai pengganti pemutar video lama.
- Resources sebagai monitor resource modern pengganti GNOME System Monitor klasik.
Dapur Sistem: Kernel Baru, GCC 15, OpenJDK 25
- Kernel Linux terbaru di jalur rilis 6.20 menuju penamaan 7.0.
- GCC 15 sebagai toolchain default.
- OpenJDK 25 jadi Java default menggantikan generasi sebelumnya.
- Integrasi Rust yang makin luas di komponen penting untuk arah memory safety jangka panjang.
Database dan Cloud Auth Makin Serius
- PostgreSQL 18
- MariaDB 11.8
- DocumentDB (kompatibel API MongoDB, berbasis PostgreSQL)
- Authd untuk integrasi login cloud seperti Entra ID dan Google IAM
AI dan GPU: ROCm Kini Lebih Mudah
sudo apt install rocmKeamanan dan Enterprise: TPM, Snap Permissions, OpenSSH 10.2
- Full Disk Encryption berbasis TPM makin mudah dikelola lewat Security Center.
- Prompt izin Snap dibuat lebih jelas dan lebih eksplisit.
- OpenSSH 10.2 hadir dengan pembaruan kriptografi modern sekaligus pemangkasan algoritma lama yang lemah.
Perubahan UX GNOME Shell Search
- Web Search Provider, supaya pencarian dari overview bisa diarahkan ke browser lewat aksi yang jelas dari pengguna.
- Snap Search Provider, untuk menemukan aplikasi Snap langsung dari overview sebelum membuka App Center.
Yaru Refresh: Ikon Lebih Bersih, Dock Lebih Tegas
Zoom
Wallpaper Default Resolute Raccoon
Wallpaper default Ubuntu 26.04 LTS Resolute Raccoon (varian Color, Dark, dan Light).
Timeline Rilis dan Cara Persiapan Upgrade
1
Backup data penting terlebih dahuluSimpan dokumen kerja, konfigurasi shell, dan file aplikasi penting ke storage terpisah sebelum upgrade.
2
Pastikan ruang penyimpanan dan paket dalam kondisi bersihJalankan pembaruan rutin, hapus paket yang tidak dipakai, dan sisakan ruang kosong yang memadai untuk proses upgrade.
3
Uji aplikasi kritikal di lingkungan non-produksiJika kamu mengelola mesin kerja, validasi dulu aplikasi utama (VPN, tool dev, stack database klien, dan utilitas enterprise) sebelum eksekusi di mesin utama.
4
Lakukan upgrade saat kanal resmi sudah stabilUntuk kebanyakan pengguna, menunggu rilis stabil atau point release awal biasanya memberi pengalaman upgrade yang jauh lebih minim drama.
Kesimpulan
Topics
Topik dalam artikel
Pilih topik untuk menemukan artikel lain dengan bahasan yang serupa.
Bagikan artikel ini
Diskusi
Menyiapkan area komentar...


