Bosan Ngetik `npm run dev`? Bikin Bash Alias di Linux
Iwan Efendi1 min
Salah satu hal paling berulang yang saya lakukan setiap hari adalah membuka terminal, masuk ke folder project (Buka file
File Kamu bebas memodifikasi kata
Kalau kamu memang mempunyai pola untuk menetapkan sendiri masuk ke dalam file tertentu, silakan buat alias pendek sekadar untuk nyalakan program pendukung:
Tentu alias ini tanpa batas tak terhingga jumlahnya. Saat sedang tenggelam dalam padatnya kode serta perombakan fitur revisi, setelan semacam ini bikin urusan buka Git atau teks editor bisa terasa lebih luwes:
Perbaikan kecil semacam inilah yang membuat pengalaman bekerja dengan ekosistem Linux terasa begitu menyenangkan. Cukup meluangkan waktu dua menit di awal, lalu bisa mengantongi waktu ekstra yang dihemat setiap harinya. Silakan dicoba dan bereksperimenlah untuk meracik ruang terminalmu supaya makin pas dengan pola pemakaian kodingmu sehari-hari!
cd ~/Documents/SnipGeek), lalu menjalankan npm run dev. Awalnya memang terkesan biasa saja, tapi lama-lama rutinitas ini lumayan bikin capek juga.
Di sistem operasi Linux, kamu bisa membuat bash alias—shortcut khusus yang bekerja permanen untuk menggantikan barisan perintah yang terlalu panjang. Sekarang alih-alih mengetik perintah secara utuh, saya cuma perlu mengetik snipgeek dan local server langsung menyala seketika. Setelan ini sangat mudah, begini cara mengatur alias buat laptopmu sendiri.
1
Buka file .bashrc
File .bashrc adalah skrip konfigurasi bawaan yang Linux jalankan secara otomatis setiap kali kamu membuka jendela terminal baru. Kamu bisa mengeditnya secara langsung menggunakan nano:nano ~/.bashrc2
Tambahkan perintah alias
Scroll terus sampai ke baris paling bawah. Saya biasanya sengaja membiarkan satu baris kosong sebelum menambahkan daftar alias supaya kodenya tetap terlihat rapi dan tersetruktur. Tambahkan baris ini:alias snipgeek="cd ~/Documents/SnipGeek && npm run dev"snipgeek dengan sebutan shortcut yang kamu mau, lalu sesuaikan awalan folder dengan lokasi penyimpanan projek aslimu.3
Simpan dan keluar
Karena kita mengedit memakainano, proses menyimpannya memerlukan kombinasi menekan tombol keyboard:- Tekan Ctrl + O untuk menyimpan.
- Tekan Enter untuk konfirmasi nama file.
- Tekan Ctrl + X untuk keluar dari teks editor.
4
Terapkan konfigurasi baru
Secara bawaan, sistem tidak akan menyadari alias yang baru saja kamu tambahkan sampai kamu menutup lalu me-restart jendela terminalmu. Agar efeknya bisa langsung instan, jalankan perintah ini:source ~/.bashrc5
Uji coba shortcut barumu
Selesai! Sekarang cukup ketikkan alias yang tadi sudah kamu buat dari lokasi terminal mana pun:snipgeek
Zoom
Terminal saya memproses perintah masuk ke folder proyek sekaligus menyalakan development server.
Bila letak foldernya sudah valid dalam file konfigurasimu, prosesnya seketika menuju folder tujuan dan menjalankan program yang diatur sedari tadi.Memakai Zsh alih-alih Bash?
Kalau sistem milikmu menetapkan
zsh bukannya bash (bisa dipastikan lewat echo $SHELL), maka letak lokasi konfigurasinya bakalan berbeda. Kamu wajib memperbaharui elemen di dalam ~/.zshrc bukan ~/.bashrc. Setelah file itu terbuka, semua proses yang di bawahnya itu murni sama saja.Ide Alias Lainnya
alias dev="npm run dev"alias gs="git status"
alias gp="git push"
alias code.="code ."Topics
Topik dalam catatan
Jelajahi pembahasan serupa lewat topik-topik terkait berikut.
Bagikan artikel ini
Diskusi
Menyiapkan area komentar...