Cara Mematikan Windows Defender di Windows 11 Sementara
Iwan Efendi3 min

Microsoft Defender adalah solusi antivirus bawaan yang tangguh di Windows 11. Namun, ada kalanya Anda perlu menonaktifkannya untuk sementara—misalnya saat menginstal perangkat lunak atau game yang sah namun sering keliru terdeteksi sebagai ancaman (false positive), atau untuk tujuan troubleshooting.
Panduan ini akan menunjukkan cara yang benar dan aman untuk mematikan perlindungan real-time di Windows 11, berlaku untuk semua versi pembaruan utama termasuk 22H2, 23H2, dan 24H2.
Menonaktifkan antivirus, bahkan untuk sementara, akan membuat PC Anda lebih rentan terhadap malware, virus, dan ancaman lainnya. Lakukan ini hanya jika Anda benar-benar yakin dengan file atau aplikasi yang akan Anda jalankan. Setelah selesai, segera aktifkan kembali perlindungan tersebut.
Meskipun tidak disarankan untuk penggunaan sehari-hari, beberapa skenario yang wajar untuk mematikan antivirus sementara adalah:
Perlu diingat, Windows akan secara otomatis mengaktifkan kembali perlindungan ini setelah beberapa saat atau setelah restart untuk menjaga keamanan sistem Anda.
Membuka aplikasi Windows Security dari menu Start.
Dasbor Windows Security dengan menu 'Virus & threat protection' disorot.
Tautan 'Manage settings' di bawah bagian 'Virus & threat protection settings'.
Saklar 'Real-time protection' dalam posisi Off.
Pada titik ini, perlindungan antivirus real-time Anda telah dinonaktifkan sementara. Ikon Keamanan Windows di taskbar mungkin akan menampilkan tanda seru kuning sebagai pengingat.
Setelah Anda selesai dengan tugas yang memerlukan antivirus nonaktif, sangat penting untuk mengaktifkannya kembali. Cukup ulangi langkah-langkah di atas dan klik kembali saklar Real-time protection ke posisi On.
Dengan mengikuti panduan ini, Anda bisa mengelola keamanan sistem Anda dengan lebih fleksibel tanpa mengorbankan perlindungan dalam jangka panjang.
Penting: Pahami Risikonya!
Kapan Anda Mungkin Perlu Mematikan Defender?
- Instalasi Game/Software Tertentu: Beberapa installer atau file modifikasi game (untuk penggunaan yang sah tentunya) sering dimodifikasi dan dapat memicu deteksi antivirus.
- Menggunakan Alat Sistem: Aplikasi untuk resetter printer atau aktivasi sistem kadang memerlukan akses tingkat rendah yang diblokir oleh Defender.
- Troubleshooting Konflik: Untuk memeriksa apakah antivirus adalah penyebab suatu aplikasi berjalan lambat atau mengalami error seperti
0xc000007b.
Panduan Menonaktifkan Perlindungan Real-time
Langkah 1: Buka Keamanan Windows (Windows Security)
Cara termudah adalah melalui menu Start.- Klik menu Start.
- Ketik "Windows Security" atau "Keamanan Windows".
- Klik aplikasi yang muncul di hasil pencarian.

Zoom
Langkah 2: Masuk ke Pengaturan "Virus & threat protection"
Di dalam dasbor Keamanan Windows, pilih menu utama di sisi kiri atau ikon perisai.- Klik Virus & threat protection.

Zoom
Langkah 3: Kelola Pengaturan (Manage Settings)
Di bawah judul "Virus & threat protection settings", Anda akan menemukan tautan untuk mengelola pengaturan.- Klik Manage settings.

Zoom
Langkah 4: Matikan "Real-time protection"
Ini adalah saklar utama untuk perlindungan aktif.- Temukan saklar di bawah Real-time protection.
- Klik saklar tersebut untuk mengubahnya dari On menjadi Off.
- Sebuah jendela User Account Control (UAC) akan muncul untuk meminta konfirmasi. Klik Yes.

Zoom
Jangan Lupa Mengaktifkannya Kembali!
Topics
Topik dalam artikel
Pilih topik untuk menemukan artikel lain dengan bahasan yang serupa.
Bagikan artikel ini
Diskusi
Menyiapkan area komentar...


