Setup Laptop Coding Saya: Windows 11, WSL 2 Ubuntu & 9Router
Iwan Efendi5 min

Gimana cara saya setup laptop MSI Modern 14 dengan Windows 11, WSL 2 Ubuntu 26.04, dan 9Router AI gateway untuk coding web modern.
Read in EnglishEN
Jujur aja, saya bukan tipe developer yang mati-matian ngejar setup paling sempurna. Saya lebih ke orang iseng — suka cobain ini-itu, ngeliat apa yang rusak, dan kadang nemu sesuatu yang ternyata berguna. Beberapa bulan lalu, saya mulai kesel sendiri karena terus bolak-balik pindah antara Windows buat kerjaan harian sama Linux buat ngoding. Capek. Akhirnya saya coba WSL 2 dengan serius, ditambah router AI lokal yang waktu itu lagi rame dibicarakan.
Hasilnya? Di luar ekspektasi sih. Emang gak sempurna, tapi cukup oke buat dipakai sehari-hari. Makanya saya pengen bagi-bagi — siapa tahu ada yang lagi googling hal yang sama kayak saya dulu.
Ini laptop harian saya, MSI Modern 14 B11MOU. Spesifikasinya standar aja, cuma saya kasih nama SILULA (ya, saya kasih nama laptop — biasalah, biar lebih terasa punya sendiri). Mesin entry-level yang saya upgrade pelan-pelan.
Ini isi dapur SILULA:
Jujur, RAM 32 GB ini yang bikin Core i3 dual-core masih kerasa rebut. Windows host, WSL 2, database, beberapa editor — semua jalan bareng tanpa ada yang ngelag.
SSD 512 GB-nya sih masih cukup buat kerja coding harian, cuma saya tetep pantau penyimpanan soalnya image WSL sama file project gak sadar bisa numpuk. Kalau kamu lagi mikir upgrade laptop tapi budget terbatas, saran sih, utamain RAM dulu sebelum CPU. Udah pernah saya bahas lebih detail di perbandingan RAM 20 GB vs 32 GB.
SILULA pake Windows 11 Home Single Language — versi reguler, bukan Insider atau apa. Saya cuma update lewat Windows Update biasa, dan perbaikan kualitas yang terakhir lumayan kerasa dampaknya buat kestabilan harian.
Di sisi Windows, saya usahain tetap minimal. Cuma aplikasi yang butuh GUI native atau akses hardware langsung aja yang saya pasang:
Semua aktivitas ngoding saya jalan di dalam WSL 2 pake Ubuntu 26.04 LTS (Resolute Raccoon) di atas kernel
Nah, ini bagian yang paling menarik. Saya jalanin 9Router sebagai AI routing gateway lokal di Windows host, lalu alat-alat di WSL 2 saya hubungin ke situ.
Buat cari IP gateway WSL punya kamu, tinggal jalanin
Karena saya suka coba-coba berbagai AI coding tool, beberapa editor saya pasang di Windows (semua bisa akses file WSL lewat
2. Kenapa gak pake
Dengan RAM 32 GB dan workload yang sebagian besar di WSL 2, alokasi dinamis bawaan udah cukup. Kalau WSL dipaksa cuma 8 GB, malah bakal terjadi swapping dan kompilasi jadi lambat.
3. Kenapa
Ubuntu 26.04 nerapin PEP 668 yang nandain Python sistem sebagai externally managed. Daripada ribet, saya pake
Udah pernah coba Linux murni, dual-boot, bahkan macOS. Tapi kombinasi Windows 11 + WSL 2 + 9Router ini yang paling pas. Saya dapet lingkungan development Linux native lewat WSL, tetep bisa pake Windows buat aplikasi yang butuh GUI, dan semuanya terhubung ke AI gateway lokal yang bikin workflow gak pernah putus.
Kalau kamu juga iseng kayak saya dan lagi mikir mau coba WSL 2 atau pasang AI router lokal, semoga artikel ini nyelametin kamu dari pencarian Google yang muter-muter.
Ada pertanyaan soal setup kamu sendiri? Tulis di kolom komentar ya — pengen denger juga gimana cara kalian ngatur laptop buat coding.
Spesifikasi Hardware
- Processor: 11th Gen Intel Core i3-1115G4 @ 3.00GHz (2 core, 4 threads, Tiger Lake)
- RAM: 32 GB DDR4 (31,7 GB usable) — upgrade paling krusial yang bikin semuanya jalan mulus
- Storage: NVMe SSD 512 GB (211 GB terpakai, sisa sekitar 255 GB)
- Graphics: Intel UHD Graphics (128 MB VRAM dedicated)
- Layar: 14" Full HD (1920x1080) @ 60 Hz
- Monitor Eksternal: MSI PRO MP161 E2 Portable Monitor (buat jaga-jaga pas di kantor atau di luar)
- Perangkat Tambahan: Mouse Logitech M550 + Keyboard Logitech POP Icon Keys (diatur lewat Logi Options+)

Zoom
Host OS: Windows 11
- Runtimes & SDK: Node.js 24.16.0, Python 3.13.13, Git 2.54.0, GitHub CLI 2.93.0, .NET SDK 10.0.300
- Produktivitas: Notion, Telegram Desktop, PowerToys (sangat membantu buat manajemen window), OBS Studio, MegaSync, Zoom
- Enterprise: SAP GUI for Windows 8.00 (Patch 15) — ya, kerja kantoran tetap jalan

Zoom
WSL 2: Ubuntu 26.04 LTS
6.6.114.1-microsoft-standard-WSL2. Gak pake .wslconfig custom — Windows 11 ngatur sumber daya dengan cukup baik secara bawaan:
- CPU: Seluruh 4 logical threads kepake
- RAM: Alokasi dinamis — biasanya 8–12 GB dari 15 GB yang dipetakan ke VM
- Storage: VHD sparse yang ukurannya nambah otomatis sesuai kebutuhan
- Shell: GNU Bash 5.3.9
- Node.js: v22.22.3 (dikelola lewat NVM)
- npm: 10.9.8
- Python: 3.14.4 (pake uv v0.11.18 — jauh lebih kenceng dari pip dan gak bermasalah sama PEP 668)
- Git: 2.53.0
- Hermes Agent: v0.17.0 di
/home/snipgeek/.local/bin/hermes
pip gara-gara PEP 668. Sempat panik bentar, tapi ternyata uv malah jadi berkah. Selain lebih cepat, uv otomatis ngisolasi project di .venv. Buat yang masih bingung milih antara dual-boot atau WSL, saya udah bahas perbandingannya di sini.

Zoom
AI Gateway: 9Router + Hermes Agent
Apa itu 9Router?
9Router adalah proxy AI routing open-source yang nyediain endpoint tunggal kompatibel sama format OpenAI (/v1). Dia jalan di localhost:20128 dan punya dua keunggulan utama:
- RTK Token Saver: Otomatis kompresi output CLI (kaya
git diff,grep, atau log error) sebelum dikirim ke LLM. Saya lihat penghematan 20–40% token tanpa ngurangin akurasi. - Smart Multi-Provider Combo: Kalau satu provider kena rate limit, langsung pindah ke cadangan secara otomatis.
Konfigurasi Model Saya
Saya punya dua combo:- free-tier: Ngandalin Kiro AI (
kr/claude-sonnet-4.5,kr/glm-5) sama OpenCode Free (oc/*). Buat coding harian — gratis. - 9Router-Pro: Cadangan premium (
deepseek-v4-flash,gemini-3.5-flash,step-3.7-flash:free) pas free-tier-nya lagi rame.
Cara Hubungin WSL 2 ke 9Router
Ini agak njlimet pas pertama kali. WSL 2 jalannya di jaringan virtual terpisah (Hyper-V bridge), jadilocalhost:20128 dari dalam WSL gak bakal nyampe ke 9Router di host. Solusinya, arahin Hermes ke IP gateway bridge WSL:
# ~/.hermes/config.yaml
provider: custom
api_base: http://172.20.192.1:20128/v1
model: free-tier
fallbacks:
- DeepSeek-V3.2-Speciale
- step-3.7-flash:free
- gemini-3.5-flash
- deepseek-v4-flaship route show | grep default di terminal Ubuntu. Entri pertama (biasanya 172.x.x.x) itu IP host-nya.

Zoom
Editor Kode & Tools
\\wsl.localhost\Ubuntu\):
- Antigravity IDE (2.1.1) & Antigravity (2.1.4): Editor coding AI utama
- Cursor (3.9.8) & Trae (3.5.60): VS Code fork yang dioptimalkan buat workflow AI
- Zed (1.8.2): Pas lagi pengen nulis kucepat tanpa basa-basi
- Kiro (0.12.333) & Qoder (1.106.3): Asisten AI tambahan
FAQ
1. Apa Core i3 dual-core gak kenceng buat WSL 2 dan AI?
Enggak kok. Semua proses berat LLM jalan di cloud lewat provider 9Router — laptop cuma ngirim prompt dan nampilin hasil. RAM 32 GB lah yang bikin semuanya tetap mulus.2. Kenapa gak pake .wslconfig buat batasin RAM WSL?
Dengan RAM 32 GB dan workload yang sebagian besar di WSL 2, alokasi dinamis bawaan udah cukup. Kalau WSL dipaksa cuma 8 GB, malah bakal terjadi swapping dan kompilasi jadi lambat.
3. Kenapa pip gak bisa dipake di WSL 2 Ubuntu 26.04?
Ubuntu 26.04 nerapin PEP 668 yang nandain Python sistem sebagai externally managed. Daripada ribet, saya pake uv — lebih cepat, isolasi .venv rapi, dan masalah PEP 668 kebypass otomatis.
Kenapa Setup Ini Cocok Buat Saya
Referensi
Topics
Topik dalam artikel
Pilih topik untuk menemukan artikel lain dengan bahasan yang serupa.
Bagikan artikel ini
Diskusi
Menyiapkan area komentar...


